Cirebon, 28 Oktober 2025 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Digital bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan di hari kedua pada 28 Oktober 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran dan penelitian di era digital.

Pelatihan sesi pertama bertema “AI dalam Pembuatan Media Pembelajaran” menghadirkan Adi Wibowo Oktavianto dari Universitas Multimedia Nusantara. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai tools AI seperti ChatGPT, Gemini, NotebookLM, dan Napkin untuk membantu pembuatan materi ajar. Adi menjelaskan langkah-langkah praktis mulai dari mencari bahan pembelajaran, menyusun struktur media, menulis naskah, hingga membuat visualisasi interaktif.

AI dapat membantu dosen menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan efisien melalui proses prompting yang tepat. Selain itu, peserta juga diajarkan cara membuat ilustrasi, diagram, hingga menambahkan elemen audio-video dengan bantuan ElevenLabs dan Gemini Image Generator. Adi menekankan bahwa AI hanyalah alat bantu, sementara kreativitas dan ketepatan materi tetap menjadi tanggung jawab pengajar.
Sesi kedua bertema “AI untuk Penelitian, Fact Checking, dan Pembuatan Konten” disampaikan oleh Aghnia Adzkia dari BBC World Service. Ia menjelaskan peran AI dalam mempercepat proses analisis data, visualisasi hasil riset, serta deteksi misinformasi digital. Peserta diajak memahami konsep dasar seperti taksonomi AI, jenis data, hingga praktik tidy data untuk mendukung riset yang valid dan terstruktur.

Aghnia juga menyoroti pentingnya literasi digital dan etika penggunaan AI, terutama dalam menghadapi maraknya deepfake dan konten palsu di ruang digital. Beberapa tools pendukung yang direkomendasikan meliputi Sapling.ai, FotoForensics, dan Quillbot AI Detector untuk pengecekan validitas konten.
Kegiatan ini diakhiri dengan rekomendasi agar dosen dan tenaga kependidikan terus mengembangkan keterampilan digital, terutama dalam data cleaning, riset berbasis AI, dan verifikasi informasi. Dengan pemanfaatan AI secara etis dan cerdas, FDKI berkomitmen menjadi pelopor dalam penerapan teknologi digital di dunia pendidikan tinggi Islam.


