Jl. Perjuangan Kec. Kesambi, Kota Cirebon (0231) 489926 fdki@uinssc.ac.id
Blog

FDKI dan LP2M Perkuat Sinergi MBKM Melalui Integrasi Pengabdian dan KKN Tematik di Wilayah Ciayumajakuning

Cirebon, 4 Februari 2026 — Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) memperkuat sinergi implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) strategis bertajuk “Pengembangan Program Integrasi Pengabdian, KKN, dan Kurikulum MBKM”. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung FDKI dan dihadiri jajaran pimpinan LP2M, Dekanat, serta pimpinan jurusan/program studi.

Rakor tersebut bertujuan merumuskan model kolaborasi akademik yang berdampak nyata bagi wilayah Ciayumajakuning, meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Fokus utama diskusi adalah penyusunan mekanisme rekognisi mata kuliah ke dalam skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis desa, sehingga aktivitas mahasiswa di lapangan memiliki bobot akademik yang terukur dan terintegrasi dengan kurikulum.

Dalam arahannya, Sekretaris LP2M Wakhit Hasim, M.Hum., menegaskan bahwa integrasi ini merupakan langkah konkret implementasi kebijakan MBKM secara substantif. Menurutnya, pendekatan terintegrasi akan menghilangkan sekat antara pembelajaran, riset, dan pengabdian. Mahasiswa yang terjun ke desa tidak hanya menjalankan KKN, tetapi juga mengerjakan proyek akademik yang setara dengan mata kuliah pilihan serta terhubung dengan riset terapan dosen. Desa diposisikan sebagai “laboratorium hidup” tempat lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Rakor menghasilkan sejumlah agenda strategis, antara lain: sinkronisasi kurikulum melalui pemetaan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) yang dapat diakomodasi dalam kegiatan pengabdian desa; klasterisasi wilayah Ciayumajakuning berdasarkan potensi unggulan daerah, seperti pariwisata di Kuningan dan agropolitan di Majalengka; penetapan luaran berbasis output berupa publikasi ilmiah, paten, dan produk inovasi; serta pengembangan sistem monitoring digital untuk pelaporan terpadu dan pemantauan aktivitas mahasiswa secara real-time oleh dosen pembimbing lapangan.

Sementara itu, Dekan FDKI Naila Farah, M.Ag., menegaskan komitmen fakultas untuk memastikan setiap kegiatan akademik di luar kampus memberikan nilai tambah bagi peningkatan indeks pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi FDKI dan LP2M, program MBKM diharapkan semakin kontekstual, berdampak, dan berkelanjutan bagi pengembangan wilayah Ciayumajakuning.