Cirebon, 10 Februari 2026 – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (FDKI) menggelar diskusi akademik terkait penyempurnaan Pedoman Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa, yang mencakup proposal, skripsi, jurnal, dan produk akademik. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Bimbingan Konseling Islam (BKI) dan Sosiologi Agama, sebagai bagian dari upaya penyeragaman standar akademik di lingkungan fakultas.

Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa tugas akhir mahasiswa FDKI akan dibagi ke dalam tiga buku utama, yakni skripsi, jurnal, dan produk. Ketiga bentuk tugas akhir tersebut akan dihimpun dalam satu pedoman umum yang berlaku lintas program studi. Selain itu, lembar pengesahan diseragamkan menggunakan format institusi dengan mencantumkan unsur LPM serta penambahan NIP pimpinan terkait. Penggunaan istilah jabatan juga disepakati menggunakan nomenklatur program studi, bukan jurusan.

Forum diskusi juga membahas perbedaan mendasar antara proposal dan skripsi. Proposal penelitian disusun dalam bentuk poin-poin utama tanpa pembagian bab, sedangkan skripsi wajib disusun secara sistematis dalam bentuk bab. Dalam konteks ini, FDKI mengadopsi beberapa rujukan teknis dari keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), khususnya dalam aspek metodologi dan struktur penulisan.
Beberapa poin penting yang disepakati antara lain kewajiban mencantumkan penelitian terdahulu secara singkat pada Bab I skripsi, dengan pembahasan lebih mendalam pada Bab II Tinjauan Pustaka. Selain itu, aspek keaslian dan kebaruan penelitian dipisahkan dari latar belakang masalah dan dijelaskan secara eksplisit. Kerangka teori ditegaskan sebagai pisau analisis utama dalam penelitian, serta Turnitin ditetapkan sebagai syarat wajib dalam pengajuan tugas akhir mahasiswa.

Diskusi juga menegaskan perbedaan sistematika antara penelitian kualitatif dan kuantitatif, terutama dalam perumusan masalah, landasan teori, hingga teknik analisis data. Penambahan unsur validitas data, penegasan sumber data dan teknik penentuan informan, serta perubahan istilah rencana pembahasan menjadi sistematika penulisan turut menjadi perhatian utama.
Melalui diskusi ini, FDKI berharap pedoman penulisan tugas akhir yang baru dapat meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, memperkuat integritas ilmiah, serta mendorong lahirnya karya ilmiah dan produk akademik yang relevan dan berdaya saing.


